Ringkasan Kegiatan PLP di SMA Muhammadiyah & Yogyakarta
Tanggal : 29 Nov 2025
Ditulis oleh : RABIATUL ADAWIYAH
Disukai oleh : 0 Orang
Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta dimulai dengan proses penerjunan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebagai penanda resmi awal kegiatan. Setelah itu, kami melakukan koordinasi bersama guru pamong masing-masing untuk mendiskusikan rencana kegiatan, pembagian tugas, dan penyesuaian jadwal selama PLP berlangsung.
Pada tahap awal pelaksanaan, kami mengisi waktu dengan observasi pembelajaran di kelas X bersama guru mata pelajaran Kimia. Melalui aktivitas ini, saya dan teman-teman mendapatkan pemahaman langsung tentang strategi pengajaran, sifat-sifat siswa, serta dinamika proses belajar-mengajar di kelas. Kemudian, kami juga terlibat dalam sosialisasi persiapan Asesmen Tengah Semester (ATS) dan membantu mengawasi pelaksanaannya di beberapa kelas. Selama periode ATS, kami secara rutin menghadiri briefing dan tadarus bersama para guru setiap pagi, lalu membantu mengoreksi hasil ujian serta memasukkan nilai siswa di bawah pengawasan guru pamong.
Selain kegiatan akademik, kami aktif terlibat dalam berbagai aktivitas sekolah lainnya. Kami bergantian menjalankan piket Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bersama guru sekitar lima kali selama PLP. Kami juga ikut dalam piket 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) di depan sekolah pada pagi hari secara bergiliran dengan mahasiswa PLP lain. Di bidang keagamaan, kami membantu guru mengatur siswa untuk melaksanakan salat Jumat, sholat dzuhur, dan sholat ashar berjamaah yang dilakukan setiap hari. Bagi siswi yang tidak bisa sholat, kami mengisi kegiatan keputrian sebanyak dua kali selama PLP. Selain itu, kami mendampingi tadarus Al-Qur’an bersama siswa dua kali seminggu, yang merupakan bagian dari pembiasaan religius di sekolah.
Kami juga berpartisipasi dalam berbagai acara sekolah dan peringatan hari besar, seperti upacara Hari Lahir Pancasila, peringatan Hari Batik dengan mengenakan pakaian batik, peringatan Hari Reresik dengan mengarahkan siswa membersihkan kelas, serta peringatan Bulan Bahasa yang diisi seminar kurikulum, Gerakan 7KAIH, dan lomba antar siswa. Kami juga ikut dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda bersama guru dan siswa.
Di bidang akademik, saya mendapat kesempatan untuk melakukan praktik mengajar sebanyak empat kali di kelas X E3, di bawah bimbingan guru pamong. Kami juga sesekali menggantikan guru pamong untuk mengajar di kelas XI dan XII jika beliau tidak bisa hadir. Kami juga mendampingi praktikum di kelas XII, membantu guru pamong mengarahkan siswa agar kegiatan berjalan tertib dan efektif.
Sepanjang masa PLP, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) berkunjung ke sekolah untuk berdiskusi, mengevaluasi, serta berbagi pengalaman tentang hambatan dan kemajuan yang kami alami selama kegiatan. Penutupan seluruh rangkaian PLP selama 45 hari ditandai dengan penarikan oleh DPL, yang menandai akhir proses di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Secara keseluruhan, PLP ini memberikan pengalaman berharga bagi saya dalam memahami lingkungan sekolah, meningkatkan kemampuan profesional sebagai calon guru, serta menumbuhkan tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama di dunia pendidikan.
POST TERKAIT
- Filantropi Peduli: Penyaluran Dana ZIS untuk Beasiswa Pendidikan Darwis Lazismu Mantrijeron Yogyakarta
- Rumah Kearifan: Aktivitas Berbasis Nilai
- Rumah Kearifan : Revitalisasi Nilai-Nilai Local Wisdom Sebagai Life Control Mahasiswa Magang
- Wonderful Collaboration : Mahasiswa Pendidikan Kimia dan Rumah Kearifan (House of Wisdom)